Rasa penasaran saya ingin menikmati martabak mini sudah tidak terbendung juga, Walaupun di sekitaran rumah ada yang tinggal pesan – bayar – langsung di santap. Tapi bagaimana dengan wajannya ? dengan nekat juga akhirnya coba hunting ke PD Pasar Cikarang dimana banyak di jual barang-barang perabot rumah tangga yang lokasinya di basement dengan kondisi ruangan yang kondisi udaranya sangat pengab. Coba tanya ke satu kios penjual, Engkoh ”apakah ada wajan yang kecil buat bikin martabak ? jawab si engkoh ’ada” lalu menyuruh pegawainya untuk menunjukan dimana tempatnya, kata si pegawainya ”yang ini pak ? ” saya menimpalinya ” coba saya liat dulu, waahhh berapaan nih koh ? kata si engkohnya 80 ribu, nga kurang” Ya..sudah karena sudah menjelang sore, saya ambil juga itu wajan yang tidak perlu saya pahami bahan asal wajan tersebut, yang penting punya dulu cetakannya, terus sekalian belanja bahan-bahan yang diperlukan. Uuppss..Jangan lupa bersihkan wajan baru tadi, tidak cukup hanya di cuci dengan sabun saja, untuk lebih benar-benar bersih saat itu saya pakai amplas yang halus di campur dengan air untuk menghilangkan serpihan-serpihan besi yang sangat halus yang sekiranya masih menempel waktu proses pembuatan dari pabrik setelah itu gosoklah dengan lap / tissue sampai bersih. Jangan lupa…untuk lebih menyakinkan kebersihan gunakan adonan untuk tester sebagai bersih-bersih juga sebelum Anda melakukan hasil yang untuk di makan. sepertinya kok ribet banget ya ?

gosong dehhh...

Bahan-Bahan yang di perlukan sesuai kebutuhan :

250 gram tepung terigu

375 cc santan, hangatkan sebentar

150 gram gula pasir

1 butir telur

1 sendok teh gist/ragi instan

¼ sendok teh soda kue

50 gram kacang tanah, sangrai, kupas, cincang

50 gram biji wijen, sangrai

15 gram gula pasir

50 gram coklat/meisjes

50 cc susu kental manis

Cara Mengolah :

1. Masukkan ragi ke dalam santan hangat, aduk sampai larut dan berbuih, sisihkan.

2. Campur tepung terigu dan gula, buat lubang di tengahnya, lalu isi dengan telur.

3. Aduk sambil dituangi larutan santan sampai rata dan gula larut 4. Masukkan soda kue, aduk kembali, biarkan sekitar 15 menit di tempat hangat.

5. Panaskan penggorengan, olesi dengan margarin.

6. Tuang adonan, tunggu sampai naik.

7. Sebelum permukaannya mengering taburi dengan sebagian kacang tanah, wijen, gula pasir, coklat/meisjes, dan susu kental manis.

8. Lipat menjadi 2, angkat.

9. Sajikan hangat