Ngelapak Nasi Uduk

Idenya mendadak saja mau jualan, cuma mau jualan apa yang laku di pagi hari, karena lingkungan jalan perlintasan orang-orang berangkat dan pulang kerja. Ya udah cari yang modal kecil dan gampang ngelolanya jadilah Nasi Uduk walaupun sepanjang jalan sudah ada beberapa pedagang nasi uduk, maju terus rezeki sudah ada yang atur. Alhamdulillah hari pertama buka dengan 3 liter habis, hari ke 2 dengan 4 liter juga habis, hari ke ada kesalahan dikiranya beras 4 liter tahunya 6 liter tapi alhamdulillah habis juga. Tapi untuk kelanjutannya akan tetap dibuat 4 liter perharinya. Menu tambahan lauk teman nasi uduk ini sedia Tempe oreg, bihun goreng, mie goreng, telor dadar potong iris-iris, telor balado, kerupuk dan sambal kacang. Tinggal pilih lauk tambahan yang tadi mana yang anda suka.

Bahan Nasi uduk  :

  • 4 Liter beras
  • 1 Kelapa diambil santan
  • 2 iris lengkuas, keprek²
  • 2 batang sereh, keprek²
  • 2 iris jahe, keprek²
  • 3-4 lembar daun salam
  • garam secukupnya

Cara membuat:

  1. Cuci beras, tiriskan.
  2. Masak santan dan rempah² dgn api sedang hingga matang. Ukur santan hingga menjadi 5 gelas.
  3. Masak beras di dalam santan hingga santan mengering.
  4. Setelah itu nasi aron ini bisa anda kukus, dimasak dgn rice-cooker/Magig com.
  5. Nasi uduk siap utk anda nikmati.
  6. Tambahkan gorengan (tempe atau tahu, bisa juga ayam goreng), telur dadar yang dipotong tipis tipis, serta irisan cabai merah dan taburkan bawang goreng agar nasi uduk anda lebih mengundang selera.

Walau nga ikutan kelas APHnya pak Ato juragan Kupat Tahu, Hanya beberapa hari saja jualan dengan modal Rp.100,000,- sudah balik modal. Kalao omzet bersih rata-rata Rp.30,000 sudahcukup lumayan buat tambahan isi celengan kodok…

Sepeda mbah kung

Pesan orang bijak :

Siap KaYa, blm tentu siap BangKrut. Siap BangKrut, pasti siap KaYa. Belajar menghadapi kondisi yang terburuk, membuat kita smakin Siap untuk Sukses!” Jaya Setiabudi

Anda juga tidak berpikir saya tidak berbakat menjadi pengusaha suskes khan?