Sumber : Berita kota Terbit Nov.22’2009 

klik disini aja : http://www.beritakota.co.id

cari di rubrik : Komunitas

Salah satu Kegiatan sosial peduli Gempa SUMBAR

Komunitas Insan Mandiri Minggu, 22 November 2009 02:35 Bangkitkan Semangat Baru BK/ISKANDAR Berawal dari sekadar ‘kongkow-kongkow’ di milis Cikarang Baru, muncullah sebuah gagasan ingin membangkitkan semangat berwirausaha di lingkungan warga Cikarang Baru, Jawa Barat. Gagasan itu kemudian ditindaklanjuti dengan pertemuan 14 orang di sebuah Saung Teras pada awal Februari 2009. WAKTU itu kami sepakat membentuk kelompok yang dinamakan Komunitas Insan Mandiri. Misinya ingin menciptakan semangat berwirausaha dari berbagai kalangan profesional di lingkungan Cikarang Baru,” ujar Eko Sutrisno HP, pendiri Komunitas Insan Mandiri. Dari berbagai ide pemikiran yang terus bergulir, dibentuklah susunan pengurus yang beranggotakan 14 orang. Namun, hari demi hari jumlah anggota komunitas terus bertambah. Mereka sangat heterogen, mulai dari pekerja pabrik, pegawai negeri, swasta, hingga kalangan pengusaha. Dengan sukarela mereka menanamkan sahamnya antara Rp1 juta hingga maksimal Rp4 juta. Kemudian mereka mencari alternatif usaha guna memanfaatkan modal tersebut. Pilihannya adalah melakukan usaha penyediaan kebutuhan sembako secara murah. “Untuk mencapainya memang tidak mudah. Apalagi sudah bertebaran minimarket yang menyediakan kebutuhan itu. Jadi, harganya pun harus bersaing dengan mereka,” ungkap Eko yang juga alumni Fakultas Teknik Sipil, UGM Yogyakarta ini. Guna memenuhi kebutuhan itu, pengurus kemudian melakukan survei ke sejumlah desa di Cikarang hingga Karawang, daerah yang memang dikenal sebagai lumbung penghasil beras. Sedangkan untuk menyediakan kebutuhan sembako lain, komunitas ini juga menjalin kerjasama dengan sejumlah distributor dari berbagai kota. Sehingga mereka pun bisa menyediakan kebutuhan barang dengan kualitas prima dan harga yang sempurna. Bahkan saking larisnya usaha sembako yang dikelola melalui wadah Cimart, muncul slogan baru dari komunitas tersebut. “Slogan kami adalah Solusi Belanja Hemat,” ujar pria beranak tiga ini. Menurut dia, kepopuleran slogan wirausaha yang muncul dari Komunitas Insan Mandiri, karena begitu banyaknya jumlah anggota yang sekaligus sebagai tenaga pemasar. Aktifitas pengurus komunitas yang terkadang ekstra luar biasa menjadikan tiada hari tanpa kegiatan. Di saat libur pun semua anggota Cimart, sebutan yang lebih dikenal dibanding nama Komunitas Insan Mandiri, sering memanfaatkannya untuk bertemu. Misalnya dengan bersepeda bareng, start di rumah salah satu pengurus dan finish di salah satu tempat kegiatan usaha anggota Cimart. “Bahkan kita juga pernah ramai-ramai ‘ngamen’ untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa di Sumatera Barat. Ini merupakan kegiatan yang ringan dan mampu membuat kekerabatan di komunitas semakin terjaga,” tutur Eko, yang juga Manajer SDM di perusahaan BUMN Waskita Karya. Seiring waktu, para anggota mulai mengembangkan ‘sayapnya’ dengan menyewa lokasi di salah satu jalan utama yang berhadapan langsung dengan toko yang lain. Sebuah keputusan yang cukup berat diambil, karena sebagian anggota masih takut untuk berhadapan langsung dengan pesaing yang terlihat begitu besar. Maju sekarang atau langsung mati, begitulah kira-kira yang ada dalam benak para KomunitasInsan Mandiri. Karena selama ini bisnis usaha bersama Cimart lebih banyak memanfaatkan pembelian dari anggota, sementara dari non anggota masih sangat minim. Sehingga perlu suatu upaya agar mulai ada pembelian dari nonanggota Cimart. ”Meskipun belum bisa menandingi, tapi keberadaan kami sudah diperhitungkan. Buktinya, sebagian warga mulai melirik untuk mencari kebutuhannya,” aku Eko.

Dituturkan, banyaknya anggota yang sering beraktivitas melalui internet lebih memermudah komunitas ini untuk saling berkomunikasi. Bahkan beberapa kegiatan yang berhubungan dengan internet turut dilakukan. Seperti menjalin kerja sama dengan Kompasiana untuk mengadakan blogshop yang sangat diminati oleh masyarakat Cikarang dan sekitarnya.