Seminggu ini bersama istri dirumah sedang menjajaki usaha kecil-kecilan, mungkin kalau Teman-teman mengetahuinya sepertinya usaha kelas teri, nga bonafid. saya jajaki karena membaca sebuah artikel bagaimana menangkap peluang usaha dari sekitar kita dari kehidupan / aktivitas mulai melek mata sampai tidur lagi.

Awalnya saya dan istri ingin buka warung yg kebutuhannya seperti krupuk mentah, ikan asin, sayur mayur.
Pikir punya piker dari proses penyediannya rumit dalam waktu, apalagi sayur-mayur, kalau belanjanya harus dini hari, saat orang orang lelap tidur dan bermimpi indah.

Ngobrol punya ngobrol sama tetangga, katanya lebih baik “ jualan krupuk mateng aja” , wahhh sebuah masukan yang bagus nehhh, perlu di coba ! akhirnya beli perlengkapan dan bahan yang di butuhkan dan mengolahnya.

Bahan ? bahan krupuknya beli di pasar tradisonal Cikarang,

Perlengkapan ? Penggorengan, kompos gas, minyak goreng , kantong plastis yang kecil, dan sealer.

Pemasaran ? caranya kongsinyasi ke warung-warung, buat mengawali coba titipin ke warungya tetangga,
Alhamdulillah…besoknya tetangga pesen lagi, minta di kirim lagi. Jadi sudah seminggu ini sudah punya 3 tempat warung yang jadi pemasarnya ( perlu di tambah terus ).

Keuntungan / Laba ? yang pasti jelas ada walaupun sedikit, kalau mau mendapatkan yang besar, ya..itu kudu besar juga produksi dan pemasarannya.

Insya Allah usaha ini membawa berkah bagi keluarga kami. Amin.